Warnet Apicta

lihat di youtube klik disini

Tugas Kuliah……………………………., Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2011 ISSN: 0000-0000

Purwokerto, 4 Julil 2011

replikasi indomart dengan metode snapsot replication

dan marge replication dengan sql server 2005

Melon Wahyu Sembodo1

Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik,Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh Banyumas

E-mail: melonelicious@yahoo.com

ABSTRAKS

Replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek database dari satu database ke database lain dan melaksanakan sinkronisasi antara database sehingga konsistensi data dapat terjamin. Dengan menggunakan teknik replikasi ini, data dapat didistribusikan ke lokasi yang berbeda melalui koneksi jaringan lokal maupun internet. Replikasi juga memungkinkan untuk mendukung kinerja aplikasi, penyebaran data fisik sesuai dengan penggunaannya, seperti pemrosesan transaksi online dan DSS (Desiscion Support System) atau pemrosessan database terdistribusi melalui beberapa server..

Kata Kunci: Snapsot Replication,Marge Replication

pendahuluan

Dalam database terdapat suatu teknik yaitu Replication(replikasi). Replikasi adalah Melakukan copy dari 1 atau lebih server (disebut sebagai Replicas) demi availability dan performance yang lebih baik.

Replikasi digunakan ketika kita ingin membuat cadangan data,membuat pembaharuan data,dll. Dalam teknik replikasi kita dapat mendistribusikan data secara otomatis dan cepat. Dalam teknik replikasi terdapat 4 metode yang dapat digunakan,yaitu Snapsot Replication, Transactional Replication, Transactional publication with updatable subscriptions Replication, Merge Replication.

Snapsot Replication

Mendistribusikan data yang dapat dilihat pada saat tertentu tanpa melakukan update. Biasanya digunakan pada saat memerlukan tampilan data seperti : daftar harga, katalog, data yang digunakan untuk pengambilan keputusan.

Penjelasan singkat:

  • Mencopy semua data dari ARTIKEL ke SUBSCRIBER

  • Mengabaikan data yang telah dimodifikasi di SUBSCRIBER (subscriber menjadi Read Only)

  • Network Bandwidth yang dibutuhkan sangat besar

  • Mudah implementasinya

  • Proses Copy Artikel terjadi dalam suatu waktu

Transactional Replication

Memelihara kekonsistenan transaksi yang terjadi.

Penjelasan singkat:

  • Proses Copy Transaksi dari Artikel, dengan memanfaatkan Transaction Log milik Publication DB

  • Setiap perubahan data yang terjadi akan dicopy dulu ke Distributor, baru kemudian dicopy ke Subscriber

  • Lebih efisien daripada Snapshot Replication

  • Traffic Network menjadi minimal (krn butuh bandwidth kecil)

  • Real Time

  • Modifikasi data di Subscriber tetap dipertahankan

Transactional publication with updatable subscriptions Replication

Memelihara kekonsistenan transaksi yang terjadi

Penjelasan singkat:

  • Seperti Transactional Replication

  • Bedanya, Subscriber bisa juga mempublikasi ke Pusblisher

Merge Replication

Merge replication memungkinkan pengguna bekerja dan merubah data sesuai dengan wewenangnya. Pada saat server tidak dikoneksikan ke seluruh lokasi dalam topologi, replikasi merubah ke nilai data yang sama.

Penjelasan singkat:

  • Publisher & Subscriber berhak untuk melakukan Publikasi secara independen

  • Publisher bisa mempublikasikan datanya ke site-site yang lain

  • Subscriber bisa mempublikasikan datanya ke site-site yang lain

  • konflik data bisa terjadi, tapi bisa ditangani dengan menetapkan beberapa aturan khusus

  • Proses “Merge” terjadi dalam suatu interval waktu

distribusi data

Merge Replication

Konsep ini digunakan kerena kita akan melakukan pendistribusian data yang masing-masing server dapat menerima data. Disini kita menggunakan konsep marge Replication.

Kasus merge replication indomart

Konsep merge replication akan kita gunakan pada kasusu ini karena kita akan mendistribusikan semua data dari database stau ke database lain yang masing-masing bisa menerima dan mengirim.

Langkah-langkah membuat database dengan konsep merge replication

  1. Disini kita membuat database dari satu server yaitu sql server 2005. buatlah database masing-masing daerah terlebih dahulu,disini saya akan membuat database pusat terlebih dahulu.klik kanan database pilih new database untuk membuat database yang baru. kemudian buatlah table dengan klik kanan table pilih new table,isilah field yang diperlukan.kemudian lakukan seterusnya sampai terbuat database yang berbeda untuk mewakili daerah masing-masing

  1. Membuat dan menentukan Distributor dan Publisher, Klik kanan pada replication kemudian pilih Configure Distribution

  1. Pilih komputer yang akan dijadikan distributor

  1. Memilih komputer yang akan menjadi distributor

  1. Setelah Melakukan langkah configurasi distribuasi, langkah selanjutnya adalah membuat publikasi baru, Klik kanan pada Local Publication , pilih new publication untuk membuat publikasi baru

  1. Memilih database yang nantinya data atau object yang ada didatabse yang dipilih akan dipublikasikan sesuai keinginan

  1. Memilih metode pa yang akan dipilih.didini kita akan memilim marge publication.

  1. Memilih article atau table yang akan dikirim ke subscriber

  1. Filter table

  1. Memilih waktu kapan data mulai dikirim atau diubah.klik change untuk menggantinya,pilih occurs every untuk barapa lama setelah data dig anti untuk dikirim.disini saya pilih satu menit,sehingga data setiap satu menit setelah diupdate akan disebarkan ke semua server/database.

  1. Menentukan Agent Security.kita memilih security setting .di dalam security setting kita pilih yang kedua karena kita local dam konek publisher kita pilih yang pertama karena server sya tidak memiliki username dan password.

  1. Berilah nama untuk metode snapsot tadi,disini saya beri nama merge.kemudian finish.

  1. Selanjutnya kita buat subscriber,klik kanan subscriber pilih new subscriber.

  1. Memilih Publisher dan publication

  1. Kemudian memilih server yang akan menjadi subsriber dan database yang akan menjadi subsribption

  1. Distribution agent security.

  1. Synchronization schedule, karena data akan terus dikirim maka kita pilih run continuously

  1. Updatable Subsriptions,kita pilih imadiately

  1. Memilih subscription type

  1. Kemudian next dan finish

Kasus snapsot replication

Konsep ini digunakan karena kita akan membuat distribusi yang tidak dapat mendistribusikan. Artinya kita akan membuat penyimpanan yang tidak bisa menjadi distributor namun hanya bisa menjadi publisher saja.

Langkah-langkah membuat database dengan snapsot replication

  1. Langkah awal sama seperti diatas Cuma bedanya ada pada pemilihan metode.disini kita pilih snapshot publication. disini kita memilih database indomart back up data.karena kita akan memback up data yang telah terjadi namun kita tidak bisa memperbaharuinya. lakukan sampai finish.

  1. Kemudian cara pemilihan subscriber sebenarnya sama dengan cara marge.bedanya pada bagian publication kita pilih snapsot.lakukan smapi semua selasai.

Alur replication indomart

Setelah semua database telah direplication sekarang kita bisa mengupdate database hanya dengan mengganti data satu database.kecuali pada indomart backupdata karena database ini digunakan hanya untuk membackup data tanpa mengupdate.jadi kita tidak bisa menambahkan data melalui database ini,database ini hnya bisa mendapat data yang dikirim dari luar.seklaipun bisa data tersebut tidak bisa dikirim keluar.

Kita juga akan mendapat kode transaksi saat terjadi pengiriman data,yaitu kode otomatis yang ada ketika kita memakai marge distribution.

Kesimpulan

  1. Dalam basis data terdapat replication yaitu metode untuk mengirim data dari database atau server dari computer yang berbeda dengan otomatis.

  2. Dalam replication terdapat 4 metode yaitu snapshot publication,transactional publication,transactional publication with update tabele subscription,dan marge publication.

  3. Dengan scenario Replication dapat mengirim data dengan cepat antara daerah berbeda,memperbaharui,atau mengganti barang atau article antara database.

  4. Data yang terkirim bisa ke database dalam satu server bisa juga dengan server lain dan tidak dengan hanya satu server.lamanya juga dapat ditentukan,berapa lama data akan dikirim.disini kita mencontohkan setiap satu menit sekali data akan diperbaharui

PUSTAKA

  1. www.pribadiraharja.com/fenina/ARTIKEL/ART_simbat2.html

  2. hiruma-apinx.blogspot.com/2010/03/replikasi.html

  3. dimarakusumahakim.blogspot.com

 

 

 

 

Apakah Anda pengguna smartphone Symbian^3 besutan Nokia? Anda merasa bosan dengan aplikasi smartphone yang itu-itu saja? Pernahkah terlintas dibenak Anda untuk mempercantiknya menggunakan aplikasi yang sesuai dengan perangkat? Ya, kinilah saatnya bagi Anda untuk mempercantik perangkat yang Anda miliki. Pasalnya baru-baru telah hadir aplikasi terbaru yang dirilis oleh Nokia Beta Labs guna meningkatkan penampilan dari ponsel Symbian Nokia, dengan nuansa grafis yang selalu aktif, dan masih banyak lagi.

Perangkat lunak baru ini hanya dipublikasikan dalam versi beta eksperimental, dan dilengkapi dengan dukungan untuk smartphone Symbian^3, menawarkan indikator status secara sekilas, atau waktu jam malam hari yang tenang, dengan tampilan grafis dekoratif.

“Nokia Sleeping Screen membuat ponsel Anda lebih menonjol dibanding perangkat lainnya dengan tampilan gambar-gambar yang indah pada layar tak aktif”, ungkap orang-orang dibalik Nokia Beta Labs.

“Hal ini bukan hanya tentang estetika semata. Aplikasi Nokia Sleeping Screen ini ternyata sangat berguna. Dengan hanya sekilas tampilan, Anda akan dapat melihat panggilan tak terjawab, pesan teks yang belum dibaca, dan pengingat (alarm) yang disajikan dengan ikon-ikon dan animasi yang jelas”.

Sampsa Fabritius, salah satu tim Nokia Sleeping Screen, menjelaskan dalam sebuah posting blog baru-baru ini bahwasanya pengembangan aplikasi ini lebih difokuskan pada penyampaian unsur estetika yang bagus, dengan sambil memastikan masa pakai baterai yang dioptimalkan juga tentunya.

Sebagai contoh, layar benar-benar akan tidak aktif bila perangkat diletakkan dalam saku atau tidak aktifitas sama sekali pada perangkat yang bersangkutan oleh pengguna. Belum lagi tampilan waktu jam malam yang muncul di saat pengguna sedang tidur.

Beberapa fitur utama dari aplikasi terbaru ini yaitu mencakup:

  • Personalisasi dengan memilih tampilan ponsel.
  • Waktu & tanggal selalu terlihat disertai sekilas tampilan pada ponsel.
  • Notifikasi visual yang kaya untuk panggilan tak terjawab, sms, ataupun kalender event.
  • Modus setting waktu jam malam untuk meredupkan penampilan sepanjang malam selama waktu tidur malam tiba.
  • Indikator pengisian baterai yang jelas dalam bentuk  animasi.
  • Konsumsi daya yang rendah, dan penggunaan daya yang lebih hemat lagi dengan men-set layar ponsel tidak aktif saat ponsel tertutup, misalnya dalam tas atau kantong saku Anda

 

Sebagaimana dinyatakan di atas, aplikasi mobile terbaru ini memang hanya diperuntukkan bagi smartphone Nokia berbasis Symbian^3 dengan model C6-01, C7-00, N8-00, dan E7-00. Menurut tim pengembangannya, aplikasi tersebut akan kompatibel dengan platform Symbian^3 dengan Qt versi 4.6.4 dan 4.7.2.

Advanced Micro Devices atau AMD yang merupakan salah satu vendor prosesor terkemuka mengungkapkan rincian prosesor terbarunya. Prosesos tersebut berjumlah 2 unit yang mengimplementasikan prosesor inti x86. Keunggulan dari inti tersebut mencakup kinerja yang tinggi, komputasi multi-threaded, serta konsumsi daya yang cukup rendah. Kedua prosesor terbaru AMD diberi nama Bulldozer dan Bobcat.

Bulldozer dan Bobcat tidak akan berjalan secara bersamaan. Hal ini dikarenakan kedua prosesor terbaru tersebut memiliki tempat masing-masing. Bulldozer nantinya akan diperuntukkan pada pasar server yang membutuhkan PC dengan kinerja tinggi. Sedangkan Bobcat khusus untuk notebook hemat energi dan dekstop yang sudah beredar di pasaran.

“Adanya prosesor terbaru ini kami berharap dapat memberikan gelombang baru kepada pelanggan kami dalam bentuk PC inovatif dan pengalaman komputasi kinerja tinggi,” ujar Chekib Akrout, wakil presiden senior dan general manager AMD seperti dikutip dari itnewsonline.com.

Ini dia keunggulan dari Bulldozer dan Bobcat :

Bulldozer:

  • Menggunakan pendekatan inovatif untuk multithreaded
  • Instruksi baru dengan dukungan x86 (SSE4.1, SSE4.2, AVX, dan XOP termasuk FMAC 4)
  • Fitur manajemen daya
  • Teknologi proses 32 nm

Bobcat:

  • Mampu beroperasi di satu watt
  • Kinerja yang lebih tinggi
  • Estimasi 90% kinerja utama
  • Daya Core dan mikroarsitektur yang dioptimalkan untuk daya rendah
  • Desain yang sangat mudah untuk teknologi manufaktur